Langsung ke konten utama

DIET SEHAT SELAMA PUASA ! EMANG BISA ?

 Puasa Ramadhan dimanfaatkan sebagaian orang untuk melakukan diet ketat loh... Tetapi Banyak Juga orang berpuasa malah sering naik berat badan? Mengapa?


Ternyata hal itu disebabkan karena kebanyakan seseorang langsung mengonsumsi karbohidrat saat buka puasa. Selama diet saat puasa, asupan karbohidrat dapat dikurangi hingga setengahnya menjadi sekitar 150-200 gram. Yang perlu diingat, kebutuhan karbohidrat setiap orang mungkin berbeda, tergantung dari usia, jenis kelamin, tinggi dan berat badan, tingkat aktivitas, juga kebutuhan kalori hariannya.

Selain mengurangi karbohidrat, berikut jenis makanan yang dianjurkan untuk mempelancar program diet :

1. Banyak makan serat dan protein


Daripada menyantap menu yang mengandung banyak kalori, akan lebih baik jika menu sahur dan buka puasa kita dipenuhi serat dan protein. Serat lebih lama diserap dan dicerna oleh tubuh daripada kalori sehingga sangat baik untuk menu sahur.

Kamu bisa merasa kenyang sepanjang hari tanpa merasa kelaparan.Makanan tinggi serat dan protein juga membantu menekan nafsu makan.Dengan begitu, kamu tidak akan kalap pada saat berbuka puasa.

2. Hindari makanan dan minuman manis

Makanan dan minuman manis memang diperlukan tubuh untuk mengembalikan energi setelah seharian menahan lapar dan haus.Namun tetap saja, jangan terlalu banyak mengonsumsinya. Saat berpuasa, produksi insulin tubuh menurun, padahal insulin berfungsi untuk mengubah gula jadi sumber energi.

Jika gula tak diubah jadi energi, tubuh akan menyimpannya dalam bentuk lemak. Inilah mengapa makan hidangan manis saat berpuasa bisa bikin gemuk. Maka, lebih baik pilih makanan dengan karbohidrat kompleks untuk menambah energi, misalnya dari buah, sayur, dan nasi merah.

3. Tetap berolahraga


Puasa jangan sampai jadi alasan bagi kamu untuk malas bergerak.Berolahraga saat puasa justru menjadi sangat efektif untuk melarutkan lemak.Biasanya tubuh menghasilkan energi dari pembakaran glukosa (gula).

Namun, ketika puasa dan tidak mendapatkan asupan glukosa selama berjam-jam, tubuh akan mencari sumber energi lainnya, yaitu cadangan lemak. Maka, berolahraga saat puasa bisa memicu pembakaran lemak berlebih.

4. Minum banyak air


Minum 8 gelar air putih saat puasa dengan memakai rumus 2-2-2-2: Dua gelas saat sahur, dua gelas ketika berbuka puasa, dua gelas setelah Tarawih, dan 2 gelas sebelum tidur. Penelitian dalam Journal of Clinical Endocrinology and Metabolism mengungkapkan bahwa minum air putih bisa meningkatkan metabolisme tubuh sampai 30 persen. Semakin cepat metabolisme tubuh bekerja, semakin banyak lemak dan kalori yang dibakar.

5. Hindari gorengan


Gorengan memang cukup menggoda dimakan saat berbuka puasa. Hati-hati, mengonsumsi makanan serba digoreng yang sarat dengan lemak jahat (lemak jenuh) di bulan puasa bisa membuat gemuk lho.

Untuk memenuhi kebutuhan nutrisi saat puasa, coba gantilah dengan lemak tak jenuh. Lemak tak jenuh lebih baik untuk kesehatan karena tidak meningkatkan kadar kolesterol.

6. Tidur cukup


Tidur bisa jadi cara menurunkan berat badan saat puasa yang manjur sedangkan kurang tidur saat puasa akan mengacaukan sistem metabolisme. Akibatnya, tubuh tidak membakar cadangan lemak secara efektif. Di samping itu, kurang tidur juga meningkatkan kadar hormon ghrelin yang menyebabkan nafsu makan bertambah lho.

7. Jaga porsi makan saat berbuka


Makan dengan porsi berlebihan bisa meningkatkan gula darah secara tiba-tiba. Padahal seperti disebutkan sebelumnya, tubuh tidak memproduksi banyak insulin ketika puasa. Supaya tidak makan berlebihan, coba pakai piring yang ukurannya lebih kecil.

Setelah Semua dilakukan dengan benar, pasti bisa dong, diet sehat turunkan berat badan selama bulan puasa....
dan jangan lupa konsumsi Flimty setiap hari, agar kebutuhan seratmu tetap terjaga ..





Komentar

Postingan populer dari blog ini

BERAT BADAN NAIK BISA SEBABKAN MUNCULNYA JERAWAT LOH...!

     Pasti sangat bingung jerawat makin banyak yang muncul? Padahal sudah rajin membersihkan wajah dan tidak berganti produk perawatan wajah. Kenapa ya?  Jerawat Parah Bisa Disebabkan Karena Berat Badan Naik,  "Kenaikan berat badan yang berlebihan biasanya berkaitan dengan pola makan yang irasional," kata Maria Charlotte atau biasa disapa Cherry. Pola makan irasional, menurut dia, misalnya banyak makan makanan yang diolah dengan cara digoreng dan menyantap makanan yang mengandung lemak berlebih. Selain menambah berat badan, jenis makanan seperti itu juga akan memunculkan sejumlah masalah pada kulit. "Lemak trans, lemak jenuh yang biasanya terdapat pada makanan yang digoreng bisa terakumulasi dalam tubuh," ucap dia. Akibatnya, sirkulasi darah tidak lacar, menyumbat pori-pori kulit yang memicu munculnya komedo hingga jerawat. Biasanya, wanita yang mengalami kenaikan berat badan akan stres (karena pakaian dan celana banyak yang tidak cukup). Akibatnya, tubuh Anda a...

GAK PEDE PUNYA PERUT BUNCIT INI DIA TIPSNYA MENGECILKAN PERUT BUNCIT

Perut buncit itu bisa muncul dan dialami oleh siapa saja. Bukan hanya orang yang bertubuh gemuk namun ada juga yang tidak terlalu gemuk sekalipun bisa memiliki perut yang membuncit. Tidak pandang jenis gender baik pria maupun wanita bisa mengalaminya. Bagi sebagian orang yang memang sangat peduli terhadap penampilan mereka, menjaga agar perut tidak buncit bisanya masuk daftar program prioritas. Adapun beberapa tips yang bisa ditempuh sebagai cara mengecilkan perut agar tidak buncit. 1.  Hindari Makanan Dengan Kandungan Lemak Jenuh      Salah satu faktor yang menjadi biang kerok membuat berat badan menjadi naik dan diikuti perut turut buncit adalah makanan berlemak dengan kandungan lemak jenuh tinggi. Makanan jenis ini akan dengan cepat menambah ukuran perut anda menjadi lebih buncit dan berat bertambah hanya dalam beberapa minggu bahkan hari, sehingga wajib dihindari. Apa saja jenis makanan ini? Misalnya jajanan gorengan, es krim, makanan cepat saji, minuman bersoda,...