Langsung ke konten utama

YUK CARI TAU BAGAIMANA CARA CEGAH PENUAAN DINI DENGAN ANTIOKSIDAN


   Seiring bertambahnya usia, proses internal tubuh akan melambat. Hal ini bisa menyebabkan munculnya tanda-tanda penuaan, seperti keriput dan kelelahan. 

            Namun, perubahan ini bisa terjadi lebih awal yang dikenal dengan istilah penuaan dini. Memang kita tidak mungkin menghindari terjadinya penuaan. Tapi, kita bisa mencegah datangnya penuaan yang datang terlalu cepat.





    Tanda-tanda penuaan dini Proses penuaan setiap manusia memang berbeda-beda. Namun, seseorang bisa dianggap mengalami penuaan dini jika proses tersebut terjadi sebelum usia 35 tahun.

Berikut tanda-tanda penuaan dini yang harus kita sadari:

1.Muncul bintik hitam Bintik hitam biasanya muncul di area wajah, punggung tangan, atau lengan bagian bawah.
Kondisi ini terjadi karena paparan sinar matahari yang memicu hiperpigmentasipada kulit.

2. Kulit tangan mengkerut Seiring waktu, lapisan atas kulit menjadi lebih sedikit dan mengandung lebih sedikit protein penyusun, seperti kolagen. Hal ini membuat kulit tagan terlihat mengkerut, tipis, dan rentan keriput.

3. Peradangan atau hiperpigmentasi di sepanjang dada Banyak orang mengalami perubahan warna yang tidak merata di dada seiring bertambahnya usia.
Mirip dengan bintik matahari, kondisi ini bisa disebabkan oleh kerusakan sel tubuh akibat paparan sinar matahari. Hiperpigmentasi semacam ini juga bisa terjadi akibat eksim atau kondisi kulit lainnya yang merusak sel melanin di kulit.

4. Kulit kering atau gatal Kulit kering atau gatal bisa terjadi karena penipisan kulit yang memicu dehidrasi. Akibatnya, kulit akan menjadi lebih kering dan rentan mengelupas.

5.Muncul kerutan atau kulit mengendur Saat memasuki usia 30-an, kulit memperlambat produksi kolagen sehingga mudah kehilangan kekenyalan dan elastisitasnya. Akibatnya, kulit menjadi mengendur dan muncul kerutan. Biasanya, kondiis ini sering terjadi di area sekitar otot yang sering digunakan, seperti dahi, atau area tubuh yang sering terpapar sinar matahari.

6. Rambut rontok Rambut rontok terjadi karena sel induk yang memicu pertumbuhan rambut baru di folikel mati. Kondisi ini bisa terjadi karena pengaruh perubahan hormon, faktor lingkungan, genetika, dan pola makan.


    



    Sebagian besar ahli kesehatan menyarankan agar kita mengonsumsi makanan yang kaya akan antioksidan. Antioksidan adalah vitamin, mineral, atau sejenis nutrisi yang berperan dalam menjaga dan memperbaiki sel-sel tubuh yang rusak akibat radikal bebas. Sementara radikal bebas itu berasal dari polusi, asap rokok, senyawa kimia, serta pola makan yang salah. Pola makan yang sehat pun sebaiknya kaya akan serat, rendah kalori, rendah lemak, dan lezat.

    Solusi mudahnya adalah flimty yang membantumu penuhi asupan antioksidanmu, cek link di bio sekarang untuk mengetahui lebih lanjut!












Komentar